Mikrotik : Konfigurasi Failover Mikrotik


Dalam membuat jaringan kita perlu membuat Link cadangan / redundant link sebagai link alternatif apabila link utama mengalami masalah,  jaringan akan dialihkan ke link cadangan sehingga jaringan masih dapat berjalan walaupun link utama bermasalah.

kali ini kita akan konfigurasi Failover, berbeda dengan Load balance yang membuat 2 buah link untuk membagi beban, pada Failover, kita membuat 2 buah link untuk dijadikan cadangan apabila link utama mengalami masalah. 


TOPOLOGI
Topologi yang akan digunakan seperti gambar dibawah ini : 



KONFIGURASI
Konfigurasi IP address pada masing-masing router seperti berikut. 

Konfigurasi IP address pada R1 


Konfigurasi IP address pada R2


Setelah meng-konfigurasi IP address, kita akan mengkonfigurasi Static routing pada R1 dan R2. 


STATIC ROUTING DAN PARAMETER DISTANCE
Konfigurasi static routing kali ini, kita akan menambahkan parameter distance, distance berfungsi untuk memilih link mana yang akan menjadi link utama dan link cadangan, semakin kecil nilai pada distance pada suatu link maka link yang terkecil itulah yang menjadi link utama, secara default ketika kita tidak menambahkan distance pada konfigurasi static route, maka nilai distance secara otomatis terisi nilai 1.

Static route R1 gateway 10.10.10.2


Static route R1 gateway 20.20.20.1


Static route R2 gateway 10.10.10.1


Static route R2 gateway 20.20.20.1



CEK IP ROUTE
Selanjutnya cek IP route pada masing-masing router.
  • R1
  • R2

Pastikan nilai yang terdapat pada tabel distance sesuai dengan yang sudah kita konfigurasi, distance terkecil ada pada gateway 10.10.10.0 berarti, 10.10.10.0 merupakan link utama dan 20.20.20.0 adalah link cadangan.


CEK KONEKSI
Selanjutnya lakukan ping antar client.
  • PC1
  • PC2 
    PENGETESAN
    Coba lakukan traceroute pada masing-masing route untuk mengecek apakah konfigurasi sudah berhasil. 
    • Hasil Traceroute R1

    Pada gambar diatas terbukti untuk menuju ke IP 192.168.20.2 melewati gateway 10.10.10.2 
    • Hasil Traceroute R2

    Pada gambar diatas terbukti untuk menuju ke IP 192.168.10.2 melewati gateway 20.20.20.2

    Penentuan Link utama dan Link cadangan sudah, selanjutnya kita akan lakukan pengetesan, apakah jika link utama bermasalah akan otomatis menggunakan link cadangan. 

    Coba disable link utama pada R1 dan R2.
    • R1

    • R2

    Selanjutnya cek dengan traceroute apakah ketika link utama di disable akan berpindah ke link cadangan. 
    • R1

    • R2
     
    Ya, bisa dilihat pada gambar diatas, link berpindah ke link cadangan.

    Sekian, Semoga Bermanfaat.

    Postingan terkait:

    Belum ada tanggapan untuk "Mikrotik : Konfigurasi Failover Mikrotik "

    Posting Komentar