SSH (Secure Shell) merupakan salah satu protokol untuk meremote / mengendalikan suatu komputer melalui komputer lain, sehingga kita dap...

Sysadmin : Konfigurasi SSH Server di Debian


SSH (Secure Shell) merupakan salah satu protokol untuk meremote / mengendalikan suatu komputer melalui komputer lain, sehingga kita dapat mengakses / mengedit maupun meng-konfigurasikan server melalui komputer lain, tanpa harus berhadapan langsung dengan fisik komputer server tersebut. 

SSH ini bermanfaat ketika, seperti misal kita harus melakukan troubleshoot secepatnya pada sebuah server, dan kebetulan servernya jauh dari kita, di luar kota misal, pasti akan memakan banyak waktu ketika kita harus pergi ke servernya. Nah dengan ssh ini kita bisa akses server dengan cepat, melalui komputer di rumah kita sekalipun. 

Berikut Instalasi dan Konfigurasinya. 

INSTALASI

Instal ssh dengan perintah "apt-get install ssh"


Instalasi selesai, kalau ingin akses ssh via localhost bisa gunakan perintah "ssh root@localhost".


KONFIGURASI

SSH menggunakan port default 22, nah untuk menjaga agar koneksi ssh tetap aman, kita perlu mengganti port default-nya menjadi port yang berbeda agar tidak mudah untuk dimasuki pengguna lain. 

Masuk ke direktori ssh, dengan perintah "cd /etc/ssh"

Selanjutnya ketik "ls" untuk melihat isi direktori "ssh". 

Kita akan edit file "sshd_config" 


Ketik perintah "nano sshd_config" untuk edit file "sshd_config".


Lalu ubah "port 22", dan isi berapapun sesuai yang kamu inginkan, disini saya ganti menjadi "220". 

Jangan lupa tekan "CTRL + X, Y, Enter" untuk menutup dan menyimpan konfigurasi.


Lalu restart ssh dengan perintah "service ssh restart".


PENGUJIAN

Kita akan mencoba akses SSH server dari klien, pastikan server dan klien terhubung.

Selanjutnya kita buka aplikasi Putty dari komputer klien, dan isikan hostname / Ip address, port ssh dari server, lalu open.


Setelah terbuka, login sebagai root, lalu isikan password server kamu. 



Jika muncul seperti gambar dibawah konfigurasi berhasil. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Bosan dengan tampilan browser yang user friendly, dan mudah digunakan ? kalau iya, kamu perlu coba Lynx. Lynx merupakan salah satu Web ...

Linux : Instalasi Lynx Web Browser di Debian


Bosan dengan tampilan browser yang user friendly, dan mudah digunakan ? kalau iya, kamu perlu coba Lynx. Lynx merupakan salah satu Web Browser yang berbasis CLI ( Command Line Interface ), bisa digunakan di platform Linux, Mac Os maupun windows, selain Lynx masih ada lagi web browser yang berbasis text seperti, W3M, Retawq, dan lain sebagainya.

INSTALASI

Ketik " apt-get install lynx" untuk menginstal paket Lynx lalu Enter.


Setelah Lynx selesai terinstal, ketik perintah "Lynx (url situs)".  

seperti gambar dibawah saya mencoba mengakses domain Malesbelajar.com yang sebelumnya sudah dibuat di postingan ini.



Dan ini tampilan Lynx browser.


Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas Konfigurasi DNS di debian, untuk yang belum membaca bisa postingan saya di sini.  di po...

Sysadmin : Konfigurasi Web Server di Debian Menggunakan Apache2



Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas Konfigurasi DNS di debian, untuk yang belum membaca bisa postingan saya di sini. 

di postingan kali ini kita akan membahas konfigurasi Web Server di Debian menggunakan Apache2. oke langsung saja. 

INSTALASI

Ketik perintah "apt-get install apache2 -y", lalu "Enter", tunggu proses instalasi hingga selesai.


KONFIGURASI

Buka direktori "sites-available" dengan perintah "cd /etc/apache2/sites-available".



Ketik "ls" untuk melihat isi direktori sites-available, selanjutnya kita akan copy file "default" dan rename dengan nama malesbelajar.com, dengan perintah "cp default malesbelajar.com".


Lalu kita edit file default yang sudah kita copy dan rename menjadi malesbelajar.com dengan perintah "nano malesbelajar.com".


Edit file malesbelajar.com, dengan menambahkan script seperti gambar dibawah ini, lalu tekan ctrl X, Y dan Enter untuk menutup dan menyimpan file.


Selanjutnya kita berpinda ke direktori "www"dengan perintah "cd /var/www".


Lalu edit file "index.html" dengan perintah "nano index.html".


Silahkan edit sesuka hati kalian, jangan lupa tekan "Ctrl + X, Y, Enter" untuk menutup dan menyimpan.


Yang terakhir, restart apache2 dengan perintah "service apache2 restart".


PENGUJIAN

Pastikan debianmu terhubung ke komputer klien, lalu buka web browser dan coba ketik nama domain atau IP address server kamu di address bar, jika muncul seperti gambar dibawah ini. konfigurasi berhasil.



Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Kali ini, kita akan membahas Cara Konfigurasi DNS di Debian Menggunakan Bind9, buat yang belum tahu apa itu DNS bisa baca postingan saya men...

Sysadmin : Konfigurasi DNS di Debian Menggunakan Bind9

Kali ini, kita akan membahas Cara Konfigurasi DNS di Debian Menggunakan Bind9, buat yang belum tahu apa itu DNS bisa baca postingan saya mengenai DNS di sini. Oke langsung saja kita mulai.



KONFIGURASI 

Pertama konfigurasi IP address dahulu pada debian kamu, pada postingan kali ini saya menggunakan IP address 10.10.10.10/24. buat yang belum tahu konfigurasi IP address bisa baca di sini.

Langkah selanjutnya, setelah konfigurasi IP address adalah menginstal Bind9, Bind9 merupakan salah satu aplikasi DNS, dan jangan lupa masukkan Debian DVD 1.

Install Bind9 dengan perintah "apt-get install bind9".


Setelah proses instalasi selesai, selanjutnya kita akan mulai konfigurasi, masuk ke direktori Bind9 dengan perintah "cd /etc/bind".



Ketik perintah "ls" untuk melihat isi dari direktori Bind.


Nah, selanjutnya kita akan konfigurasi file named.conf.local, ketik perintah "nano named.conf.local", untuk mengedit filenya.


Setelah terbuka, edit file dengan menambahkan konfigurasi seperti gambar dibawah. tekan Ctrl X + Y untuk keluar dan menyimpan konfigurasi.


Lalu kita copy file db.local dan mengganti nama filenya menjadi db.for (forward), juga pada file db.127 kita copy dan rename filenya menjadi db.rev (reverse). lakukan dengan perintah seperti gambar dibawah.


Setelah file di copy kita akan edit file db.for dengan perintah "nano db.for". dan konfigurasi seperti gambar dibawah ini.


Juga kita edit file db.rev dengan perintah "nano db.rev" seperti berikut.


Setelah file db.for dan db.rev kita edit, restart bind9 dengan perintah "service bind9 restart".

PENGUJIAN

Ketik perintah nslookup untuk mengecek apakah konfigurasi kita berhasil atau tidak, apabila muncul seperti dibawah ini maka konfigurasi berhasil. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Pada postingan kali ini saya akan membahas cara mengatasi printer sharing client yang offline. padahal kabel sudah nyolok, printer sudah ...

Troubleshoot : Mengatasi Printer Sharing Client Offline


Pada postingan kali ini saya akan membahas cara mengatasi printer sharing client yang offline. padahal kabel sudah nyolok, printer sudah menyala, dan pc client dengan printer server sudah terhubung, tapi saat mau print status printernya offline, berikut cara mengatasinya. 


TROUBLESHOOT

Buka windows run, dengan cara klik tombol "Win + R" di keyboard, dan ketik "services.msc" lalu OK. 




Setelah services.msc terbuka, klik 2x pada "Print Spooler".



Pada Startup type, pilih Automatic lalu, stop servicesnya.


Tunggu hingga proses selesai, mulai kembali servicesnya dengan menekan "start", lalu "Apply".


Coba cek kembali status printer, apabila sudah ready maka printer sudah bisa digunakan. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Mungkin kalian pernah denger yang namanya DNS, Tapi, Apa sih DNS itu, Fungsinya untuk apa sih, Nah pada postingan kali ini kita akan membaha...

Apa itu : DNS (Domain Name System)

Mungkin kalian pernah denger yang namanya DNS, Tapi, Apa sih DNS itu, Fungsinya untuk apa sih, Nah pada postingan kali ini kita akan membahas, Apa sih DNS itu dan apa Fungsinya.


A. SEKILAS SEJARAH DNS

DNS merupakan singkatan dari Domain Name System, DNS ini ditemukan oleh Paul Mockapetris pada tahun 1983, sebelum adanya DNS, mapping domain pada saat itu menggunakan sebuah file bernama Hosts.txt.

Host.txt ini berisi nama-nama seluruh host yang ada di dalam jaringan beserta IP addressnya, sehingga komputer yang ada didalam jaringan dapat terhubung hanya dengan mengisikan nama Host komputer tersebut, tanpa harus tahu IP address masing-masing komputer.

Namun file Hosts.txt ini memiliki kekurangan, ketika ada penambahan Host / Komputer baru dalam jaringan, maka Host.txt ini harus diedit dan di copy kan ke semua Host / Komputer yang terhubung kedalam jaringan tersebut.

Tetapi sekarang sudah ada yang namanya DNS (Domain Name Sytem), DNS adalah sebuah protokol yang berfungsi menerjemahkan IP Address ke Hostname / Domain, maupun sebaliknya.

Sebagai contoh, semisal kita ingin mengakses sebuah situs, facebook misalnya, tanpa DNS ketika kita ingin mengakses situs Facebook, maka kita harus tahu dulu IP address dari facebook. begitu juga ketika kita ingin mengakses situs lainnya, coba bayangkan saja kita harus menghapal semua IP address dari situs-situs tersebut, cukup merepotkan kan ?

Nah, DNS menerjemahkan IP address ke sebuah Hostname / Domain, sehingga mudah untuk dihapalkan manusia, memudahkan kita ketika ingin mengunjungi sebuah situs seperti misal, facebook.com, kaskus.co.id, dengan nama-nama seperti itu akan lebih mudah untuk kita mengingatnya.

B. CARA KERJA DNS 

DNS dapat bekerja menggunakan sebuah program resolver, seperti Web Browser, Web Browser ini berfungsi sebagai penghubung client dengan DNS server. Berikut cara DNS bekerja menggunakan sebuah perumpamaan.

  • Kita mengakses sebuah situs, Facebook misalnya, kita menuliskan www.facebook.com pada Address bar di browser, setelah itu komputer kita akan menghubungi DNS lokal dan meminta IP address dari facebook.com.
  • Setelah DNS lokal menerima permintaan dari Komputer kita, DNS lokal akan mencari IP address dari facebook.com. di cache dan database DNS lokal, jika ditemukan maka akan dikirim ke komputer kita, dan kita pun bisa membuka situs facebook di komputer kita 
  • Namun, Jika tidak ditemukan, maka DNS lokal akan meneruskan ke DNS server lainnya. 
  • Pada DNS server lain, jika IP addressnya sudah ditemukan, maka DNS server lain akan mengirimkan IP nya ke DNS server lokal dan menyimpannya pada cache, agar ketika kita ingin mengakses Facebook.com tidak perlu mencari IP addressnya ke DNS server lain. 
  • Lalu dari DNS server lokal, IP address dikirim ke komputer kita dan kita dapat membuka situs Facebook.com
Kira-kira seperti itu gambaran Cara kerja DNS (Domain Name System). 

Sekian, Semoga Bermanfaat. 

0 komentar:

Bismillah, pada postingan kali ini, kita akan membahas Cara Memblokir Situs di Modem ZTE F609, memblokir situs ini berfungsi agar client ...

Tips & Trik : Blokir Situs dengan URL Filter di Modem ZTE F609


Bismillah, pada postingan kali ini, kita akan membahas Cara Memblokir Situs di Modem ZTE F609, memblokir situs ini berfungsi agar client di jaringan kita tidak bisa mengakses sebuah situs yang kita kehendaki. 

KONFIGURASI

Pertama, sambungkan komputer kita dengan modem ZTE nya, lalu akses webfig menggunakan browser, dengan mengetikkan ip modem di address bar, default ip pada modem ZTE F609 adalah "192.168.1.1".

Lalu login ke modem.


dan kita akan masuk ke halaman awal webfignya. 


Lalu kita masuk ke tab "Security - URL Filter".


Pada "URL Address", isi url situs yang ingin diblok, disini sebagai contoh saya masukkan urlnya facebook, lalu tekan "add"


Nah, jika muncul seperti gambar dibawah ini, maka konfigurasi sudah tersimpan.



PENGUJIAN

Coba akses situs yang sudah diblok tadi, jika mucul seperti gambar dibawah ini, konfigurasi berhasil. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

1 komentar:

Pada postingan kali ini, kita akan membahas cara merubah Username dan Password Login Mikrotik, untuk Login default awal Mikrotik sendi...

Mikrotik : Merubah Username dan Password Login Mikrotik




Pada postingan kali ini, kita akan membahas cara merubah Username dan Password Login Mikrotik, untuk Login default awal Mikrotik sendiri adalah, seperti berikut.

Username : Admin 
Password : dikosongkan 

Nah, untuk mencegah user lain masuk, kita perlu merubah Login default tersebut. dengan cara seperti berikut. 

Login terlebih dahulu, ke mikrotik kamu, 


Setelah Login, masuk ke menu "System - Users"


Lalu, akan muncul jendela baru, untuk mengedit klik 2x pada user yang ingin diubah password dan usernamenya. 


Lalu akan muncul jendela baru, silahkan kamu ganti nama user kamu, dan untuk mengganti password, pilih menu password, isi password yang baru, lalu tekan ok, untuk menyimpan.


Nah, Username dan password mikrotik kamu sudah berubah, kamu bisa logout dan login kembali menggunakan username dan password yang baru. 


Sekian, Semoga Bermanfaat

0 komentar: