STP (Spanning Tree Protocol) adalah sebuah fitur pada switch untuk menghindari terjadinya looping pada jaringan yang dapat menyebabkan ja...

Cisco : Konfigurasi STP (Spanning Tree Protocol) Cisco Packet Tracer


STP (Spanning Tree Protocol) adalah sebuah fitur pada switch untuk menghindari terjadinya looping pada jaringan yang dapat menyebabkan jaringan down, tidak hanya mengatasi looping STP juga mencegah terjadinya broadcast storm dan Multiple frame copies. 

Seperti pada contoh gambar diatas, looping terjadi pada jaringan redundansi atau menggunakan link cadangan, ketika Switch ingin mengirimkan data ke perangkat yang MAC addressnya tidak terdaftar pada switch tersebut. Switch akan membroadcast frame ke semua port kecuali port asalnya, sayangnya switch lain pun tidak tahu destination MAC Addressnya, dan akhirnya switch lain pun akan membroadcastnya lagi, sehingga paket akan berputar-putar dan tak sampai tujuan, kejadian seperti ini dinamakan broadcast storm dan broadcast storm ini cukup memakan bandwidth. 



Pada dasarnya tanpa kita konfigurasi pun, switch dengan sendirinya mengaktifan STP ini, bisa kita lihat gambar diatas, ada salah satu port yang diblok, ditandai dengan warna orange pada port. Port interface yang diblok pun tidak sembarangan, Switch yang memiliki Mac Address dan Cost yang terbesarlah yang akan diblok.
 

Kita pun dapat mengubah port yang di blok dengan cara berikut.


SW1 merupakan Root Bridge ditandai dengan semua portnya yang menyala. dan disini kita akan mencoba mengubah port yang diblok dari fastEthernet0/2 SW2 ke fastethernet 0/2 SW1, dan menjadikan SW 2 sebagai Root Bridge.

Pada SW1 ketik "spanning-tree vlan 1 priority 0"


Port yang diblok pun akan berpindah ke fastEthernet 0/2 SW1, dan SW2 sekarang menjadi Root Bridge, ditandai dengan menyalanya semua port.


Sekian, Semoga Bermanfaat

0 komentar:

Port security berfungsi membatasi perangkat end devices yang terpasang pada switch, hanya perangkat yang MAC address nya terdaftarlah yang b...

Cisco : Konfigurasi Dasar Port Security Cisco Packet Tracer

Port security berfungsi membatasi perangkat end devices yang terpasang pada switch, hanya perangkat yang MAC address nya terdaftarlah yang bisa masuk, switch bekerja dengan menyimpan MAC address perangkat yang terhubung sehingga hanya pemilik MAC address tersebut yang mendapatkan akses.


Terdapat 3 Violation / Pelanggaran  pada Port security, Violation terjadi apabila
ada perangkat yang memiliki MAC Address berbeda dengan yang sudah terdaftar pada switch.
  • Shutdown : Apabila terjadi pelanggaran, port secara otomatis akan dimatikan, akan muncul status port "Error-disabled port" untuk mengaktifkan kembali, lakukan no shutdown port melalui console, atau telnet.
  • Protect : Port menyala tetapi tidak bisa digunakan, switch tidak mengirim notifikasi SNMP.
  • Restrict : Port menyala tetapi tidak bisa digunakan, switch mengirim notifikasi SNMP.

Ada 2 cara mendaftarkan Mac Address pada switch yaitu "Manual" dan "Sticky".

"Manual" berarti kita memasukkan secara manual MAC Address  perangkat. seperti berikut.


"Sticky" berarti port pertama yang masuk MAC Addressnya akan secara otomatis terdaftar pada switch.


Namun pada postingan kali ini kita akan menggunakan "Sticky" untuk mendaftarkan MAC Address.

KONFIGURASI

Yang pertama isikan IP Address pada masing-masing PC dan pastikan keduanya terhubung.

Yang kedua pada port interface fastEthernet 0/1 kita setting violation "Shutdown" 


Ketiga kita set port interface fasEthernet 0/2 violation "Restrict"


Ketik "show port-security" untuk melihat settingan port security.


PENGUJIAN 

Coba tukar kedua port PC, bisa dipastikan kedua PC tidak akan terhubung, karena MAC Address yang terdaftar pada switch berbeda.

Sekian, Semoga Bermanfaat

0 komentar:

Multilayer Switch merupakan suatu perangkat yang dapat menggunakan 2 layer sekaligus, Layer Data dan Network. yang memungkinkan kita dapat m...

Cisco : Konfigurasi Dasar VLAN dengan Multilayer Switch Cisco Packet Tracer

Multilayer Switch merupakan suatu perangkat yang dapat menggunakan 2 layer sekaligus, Layer Data dan Network. yang memungkinkan kita dapat melakukan routing di perangkat switch ini. seperti pada postingan Router on stick, diperlukan router untuk melakukan routing agar antar VLAN dapat terhubung, namun dengan Multilayer Switch kita tidak perlu menggunakan switch dan router, karena Multilayer Switch dapat difungsikan sebagai switch maupun Router.


KONFIGURASI

Isikan IP Address beserta Netmask ke setiap Client sesuai dengan topologi diatas. lalu kita buat VLAN 100 dan 200, seperti berikut.



Lalu kita assign masing-masing port ke VLAN masing-masing.


Dan yang terakhir lakukan routing agar antar VLAN dapat saling terhubung.


Lakukan Ping antar client, jika “Reply” konfigurasi berhasil.

Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Router disini akan kita fungsikan sebagai DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) server, yang akan memberi IP DHCP ke setiap PC, dengan ...

Cisco : Konfigurasi Dasar Router sebagai DHCP Cisco Packet Tracer

Router disini akan kita fungsikan sebagai DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) server, yang akan memberi IP DHCP ke setiap PC, dengan adanya fitur DHCP pada Router ini, dapat memudahkan, dan mempercepat pekerjaan kita, karena kita tidak perlu memasukkan IP address satu persatu pada setiap PC. Manfaat dari DHCP ini akan terasa apabila kita menangani sebuah jaringan yang memiliki host dengan jumlah yang banyak.



KONFIGURASI 

Disini kita akan fokus konfigurasi di Router, Switch tidak kita konfigurasikan sama sekali, buka Router dan konfigurasi seperti berikut.


 Lalu kita konfigurasi, DHCP Service nya. seperti dibawah, IP dhcp poolnya saya namai COBA, terserah anda mau menamainya apa. 

 

Setelah itu kita setting DHCP Exclude Address, disini kita akan men-setting range IP yang tidak akan di release, atau dibagikan ke client /host. sebagai contoh saya meng–exclude range IP dari 10.10.10.1 sampai 10.10.10.10. maka IP DHCP yang akan didapatkan client akan dimulai dari 10.10.10.11.

 

Jangan lupa simpan konfigurasi, agar saat Router dimatikan atau reboot, konfigurasi tidak hilang.


PENGUJIAN

Setting di PC0 dan PC1, apakah IP DHCP Muncul apabila muncul seperti gambar dibawah ini, konfigurasi berhasil.

PC0


PC 1


Sekian, Semoga Bermanfaat

0 komentar:

Pada pembahasan sebelumnya, pada postingan Trunking VLAN, komputer yang berada dalam satu VLAN dapat berkomunikasi, namun, komputer yang ber...

Cisco : Konfigurasi Dasar Router on Stick Cisco Packet Tracer

Pada pembahasan sebelumnya, pada postingan Trunking VLAN, komputer yang berada dalam satu VLAN dapat berkomunikasi, namun, komputer yang berada di luar VLAN atau berbeda VLAN tidak dapat berkomunikasi, Mengapa ? karena switch merupakan device Layer 2 Data Link. Nah agar komputer yang berbeda VLAN dapat berkomunikasi, dibutuhkan device atau perangkat Layer 3, yaitu Router.


KONFIGURASI


Isikan IP address, Netmask beserta Default Gateway pada PC0 dan PC1 sesuai dengan Address Table diatas.

Kemudian Konfigurasi switch, Buat 2 Buah VLAN.



Assign port / Interface pada masing-masing VLAN sesuai topologi diatas.

Lalu kita konfigurasi mode trunk interface Fa0/4 yang terhubung ke router.


Selanjutnya kita konfigurasi Routernya, Aktifkan dulu interface Fa0/0 yang terhubung ke SW 1.


Lalu, Buat Sub Interface untuk VLAN 10 dan 20 seperti berikut.


Konfigurasi selesai, lakukan pengecekan, coba Ping atau kirimkan pesan dari PC0 ke PC1, maupun sebaliknya, jika muncul tampilan seperti dibawah ini, konfigurasi berhasil.



Sekian, Semoga Bermanfaat

0 komentar:

Singkatnya, Trunking Vlan ini, berfungsi untuk menghubungkan VLAN pada switch yang satu dengan yang lain, trunking vlan ini hanya berlaku p...

Cisco : Konfigurasi Dasar Trunking VLAN pada Cisco Packet Tracer


Singkatnya, Trunking Vlan ini, berfungsi untuk menghubungkan VLAN pada switch yang satu dengan yang lain, trunking vlan ini hanya berlaku pada Manageable switch yang di dalamnya telah terkonfigurasi Vlan saja, agar vlan pada satu switch bisa berkomunikasi dengan vlan di switch lain maka, digunakanlah Trunking vlan ini.


KONFIGURASI

Pertama dan paling utama jangan lupa mengisikan IP address, netmask beserta Gateway pada masing-masing PC.

Konfigurasi SW 1, kita buat VLAN 10 dan VLAN 20 lalu kita assign port / Interface ke VLAN, sesuai topologi diatas.



Lakukan konfigurasi yang sama pada SW 2.


Saat ini, PC0 dengan PC2, maupun PC1 dengan PC3, masih belum bisa berkomunikasi, mengapa bisa begitu ? karena, walaupun PC0 dan PC2 berada dalam satu vlan yang sama, tapi kedua PC tersebut berada pada switch yang berbeda, lalu bagaimana caranya agar kedua PC tersebut dapat berkomunikasi ? disinlah Trunking melaksanakan tugasnya.

Lakukan konfigurasi berikut
pada SW 1


Pada SW 2



PENGUJIAN
Coba ping PC0 ke PC2 dan ping PC1 ke PC3, jika “Reply” konfigurasi berhasil.




Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Virtual LAN atau yang biasa disingkat VLAN, merupakan suatu fungsi yang terdapat pada Manageable switch. Pada dasarnya switch hanya memiliki...

Cisco : Konfigurasi Dasar VLAN pada Cisco Packet Tracer

Virtual LAN atau yang biasa disingkat VLAN, merupakan suatu fungsi yang terdapat pada Manageable switch. Pada dasarnya switch hanya memiliki 1 Broadcast domain saja namun dengan adanya vlan memungkinkan dalam satu switch bisa memiliki lebih dari satu broadcast domain, dengan membagi satu broadcast domain menjadi beberapa broadcast domain.


Seperti yang bisa kita lihat pada topologi diatas, terdapat 2 buah vlan yang memiliki 2 buah network yang berbeda, hanya dengan menggunakan satu buah switch.

KONFIGURASI

Pertama, pastikan seluruh komputer telah terisi IP , Netmask serta Gatewaynya, seperti berikut. Lakukan berulang pada komputer lainnya.


Lalu, kita mulai konfigurasi switch, disini kita membuat 2 VLAN, VLAN 10 dengan nama Lab. IPA dengan network 10.10.10.0/24 dan VLAN 20 dengan nama Lab. Komp dengan network 20.20.20.0/24.


Kita Assign masing – masing port / interface ke vlan, seperti gambar dibawah.


Ketikan perintah “Show vlan” untuk melihat apakah vlan terdaftar dan masing – masing port / interface sudah masuk ke VLANnya masing-masing. seperti yang kita lihat pada gambar dibawah, terdapat 2 VLAN dan masing – masing interface sudah masuk ke VLAN masing – masing.


Coba ping antar komputer dalam satu VLAN yang sama, jika muncul “Reply” maka konfigurasi berhasil.

Sekian, Semoga Bermanfaat.

0 komentar: