Postingan

Cisco : Konfigurasi Routing Static Sederhana Cisco Packet Tracer

Gambar
Bismillah, pada postingan kali ini kita akan mencoba Konfigurasi Routing Static Sederhana di Cisco Packet Tracer, Routing sendiri merupakan sebuah proses dimana sebuah paket bisa sampai ke tujuannya, Routing berada pada layer 3 Network, perangkat yang dapat melakukan routing dinamakan router.

Routing static adalah routing yang dilakukan secara manual oleh Network Administrator, proses penentuan rute, tergantung pada Routing table yang di konfigurasi secara manual oleh Network Administrator. Karena di konfigurasi secara manual, routing static kurang cocok jika digunakan pada jaringan dengan skala yang besar. 

Topologinya seperti dibawah ini. 


1. Konfigurasi IP Address Router 1 

Serial0/0/0ROUTER1(config)#interface serial 0/0/0
ROUTER1(config-if)#ip address 192.168.100.1 255.255.255.0
ROUTER1(config-if)#no shutdown 
FastEthernet0/0 ROUTER1(config)#interface fastEthernet 0/0
ROUTER1(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 ROUTER1(config-if)#no shutdown


2. Konfigurasi IP Address Router 2
S…

Troubleshoot : Nslookup not Found

Gambar
Singkat saja, postingan kali ini membahas cara mengatasi perintah nslookup yang tidak ditemukan di Debian.

Nslookup sendiri merupakan sebuah tool yang diperuntukan untuk mengetes atau mendiagnosa, apakah DNS berjalan dengan baik atau tidak.


Masalah ini dikarenakan belum terinstallnya paket dnsutils di debian kalian, untuk mengatasi masalah diatas, cukup Install kembali paket dnsutils dengan perintah. 

apt-get install dnsutils.


Done, nslookup sudah bisa digunakan. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

Troubleshoot : Mengatasi Error reading lock file ./.interfaces.swp: Not enough data read.

Gambar
Saya temukan masalah ini ketika saya ingin mengkonfigurasi IP address dan mengedit File Interfaces, saat dibuka File interfaces tersebut kosong dan ada peringatan Error dibawah. 

Error reading lock file ./.interfaces.swp: Not enough data read. 


Untuk mengatasi masalah diatas. cukup hapus file .interfaces.swp dengan perintah.

rm .interfaces.swp 


Lalu coba buka kembali file yang ingin kalian edit. 


Sekian, Semoga Bermanfaat.

Troubleshoot : Mengatasi Interface tidak terbaca di Debian 8, 9 dan 10

Gambar
Mungkin kalian pernah mengalami masalah interface tidak terbaca pada Debian seperti yang terjadi pada gambar dibawah ini.


Terlihat disana hanya terdapat Interface Lookup saja yang aktif, ada 2 kemungkinan yang menyebabkan interface tidak terbaca, bisa karena Hardwarenya yang rusak / kurang nyolok ke portnya atau interfacenya yang belum diaktifkan. Nah yang pertama coba cek apakah Hardware baik-baik saja ? apakah sudah terpasang dengan baik, jika sudah tetapi belum juga terbaca, yang perlu kita lakukan adalah.

Restart networking servicenya, restart dengan perintah service networking restart atau bisa juga dengan /etc/init.d/networking restart.  

Setelah di restart coba cek kembali apakah interface sudah terbaca atau belum.

Kalau sudah terbaca ya sudah selesai.


TAPI KALAU BELUM BISA JUGA ???
Bisa ikut cara dibawah.

Nama interface di perangkat saya adalah enp0s3, untuk mengetahui nama interface kalian, bisa gunakan perintah ifconfig-a


Ketik perintah 

ip link set dev enp0s3 up (untuk mengaktifk…

Tips & Trik : Mengembalikan Perintah Ifconfig di Debian 8, 9 dan 10

Gambar
Mungkin kalian yang biasa menggunakan Debian 7 kebawah akan bingung, ketika tidak bisa menggunakan perintah-perintah yang terdapat pada paket net-tools, seperti ifconfig, iwconfig, iptunnel, netstat, arp, route, nameif, perintah tersebut tak bisa kalian gunakan pada Debian 8, 9, maupun 10.


Kenapa bisa begitu ? karena Debian 8, 9 dan 10 menggunakan paket iproute2util tidak lagi menggunakan net-tools.

Sebagai gantinya kalian bisa menggunakan perintah ip addr sebagai ganti ifconfig untuk melihat ip address maupun interface pada debian versi 8, 9, 10.


Nah, kalau kalian belum terbiasa dan masih pengen pake ifconfig dan kawan-kawannya. Berikut langkah-langkah untuk mengembalikannya.

Disini saya pakai Debian 10 (Buster).


Yang pertama, mount Debian 10 DVD 1. Lalu ketik perintah "apt-cdrom add".


Selanjutnya ketik perintah "apt-get install  net-tools", untuk menginstal paket net-tools.


Selesai, silahkan coba ketik command ifconfig kesayangan anda.


Selesai, Semoga Bermanfaat.

Troubleshoot : Berkurangnya size FD setelah install Linux

Gambar
Jadi ceritanya, saya habis Install debian di komputer saya, biasanya saat kita menginstall Debian lewat flashdisk akan muncul masalah, Failed to Detect and Mount CDROM, maka dari itu, saat burning ISO ke FD pakai rufus, saya pilih Write DD Mode, agar masalah Mount Cdrom teratasi. 

Tapi, setelah instalasi selesai, saya cek ukuran FD saya yang awalnya 16 GB berubah jadi hanya 2 GB.


Dan, saya pun terkejut. 


Kenapa bisa seperti itu ??? 

Ternyata itu karena saya memilih Write DD Mode pada saat burning iso ke FD.

Nah untuk mengatasi masalah tersebut, bisa ikuti langkah-langkah dibawah ini. 

Pertama buka CMD, ketik diskpart

lalu ketik list disk, dan Enter. 

Nah FD saya terdeteksi sebagai Disk 2, disana terlihat ukuran aslinya 14 GB.  


Setelah itu, ketik perintah, select disk 2 kenapa 2 ? karena FD saya terdeteksi sebagai Disk 2, (tergantung FD anda berada di Disk berapa).


Langkah Selanjutnya, ketik perintah clean.


Lalu ketik perintah, Create partition primary.


Ketik Perintah active


Selanjutnya ketik per…

Windows Server : Instalasi dan Konfigurasi IIS (Internet Information Servies)

Gambar
Kalau di Linux ada Apache dan Nginx, di Microsoft Windows ada IIS (Internet Information Services). IIS merupakan sebuah Web server yang dibuat oleh Microsoft yang biasa digunakan pada Perangkat ber-sistem operasi Windows, IIS menjadi dasar platform Internet dan Intranet pada Microsoft. 



Beberapa Fitur yang ada di IIS 

IIS mendukung HTTP, NNTP, FTP, SMTP dan SSLMemiliki fitur URL Filtering yang berfungsi untuk menyaring / filter website yang tidak kita inginkan Mendukung Bandwidth throttling yang berfungsi untuk mencegah sebuah situs untuk memonopoli bandwidth. Dan masih banyak yang lainnya. 
INSTALASI IIS
Buka Server Manager - Add Roles and Features.


Lanjut saja Klik Next.

Select Destination server, Langsung saja Klik Next

Select Server Roles Ceklis pada Web Server IIS.

Klik Add Features untuk menambahkan Fitur. 

Lanjut saja klik Next.


Ceklis semua fitur yang ada di dalam kotak. 
Langsung, Install

Setelah Instalasi selesai, klik Close

KONFIGURASI DNS MEMBUAT HOST BARU

Buka Tools - DNS